Browsed by
Month: August 2020

Tips Penulisan CV Yang Baik Dan Benar

Tips Penulisan CV Yang Baik Dan Benar

Curriculum Vitae, juga disebut CV, adalah persyaratan terpenting untuk diterapkan. Lihat saja resume untuk memberi tahu perusahaan bahwa kandidat tersebut layak untuk dipekerjakan. Karenanya, ada baiknya mengetahui cara membuat resume yang menarik dan benar untuk mendapatkan pekerjaan dengan cepat.

Menurut survei, dibutuhkan sekitar 6 detik bagi perekrut atau perekrut untuk memverifikasi resume. Menghabiskan lebih dari 6 detik untuk meninjau resume Anda adalah tanda bahwa perekrut menunjukkan minat pada kandidat atau pencari kerja.

Nah, di sini program sepertinya menentukan apakah seseorang bisa diterima atau ditolak sebuah permintaan. Karenanya, setiap kandidat harus tahu cara membuat resume. Selain itu, resume Anda secara tidak langsung merupakan cerminan dari citra profesional Anda atau bukan.

Membuat resume yang baik dan benar cukup rumit. Apalagi jika Anda ingin resume Anda segera mengalihkan perhatian Anda dan menjadi kandidat yang solid untuk pekerjaan yang Anda cari.

Selain pengembangan profesional, kita tidak boleh lupa untuk memperbarui konten resume dan resume kita. Resume yang Anda buat beberapa tahun lalu mungkin terlihat ketinggalan jaman saat ini. Selain itu, penting juga untuk mewaspadai tren yang sedang marak di dunia kerja saat ini. Berikut adalah beberapa tip pembuatan resume terbaru yang akan segera menarik perhatian :

1. Pahami Dengan Baik Isi CV

Bagi Anda yang merupakan lulusan baru yang belum mengetahui cara membuat resume yang menarik, ada baiknya Anda memahami dulu apa yang harus ada di resume Anda.

Pada dasarnya, saat Anda membuat resume, isinya terlihat seperti ini:

Identitas pribadi (nama, alamat, nomor telepon, dan alamat email)
Pendidikan (pelatihan terbaru, spesialisasi dan IPK)
Kepribadian (deskripsi singkat tentang karakter Anda)
Keterampilan (keterampilan yang Anda miliki)
Proyek dan pengalaman kerja (apa yang telah Anda capai di posisi sebelumnya atau menerima penghargaan)
Training / training terkini (training yang berlangsung dalam 2-3 tahun terakhir)
Informasi lain tentang Anda (hobi, referensi, atau hal lain yang berkaitan dengan pekerjaan yang Anda lamar)
Cobalah untuk singkat dan jelas. Ini akan membuat resume Anda lebih enak dibaca.

2. Desain CV Yang Simpel Dan Rapih

Desain program yang bagus itu menarik, tetapi selalu terlihat sederhana. “Ketika konten adalah raja, desain adalah ratu,” kata Debra Wheatman dari Careers Done Write. Menurut Debra, beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah penggunaan huruf miring, huruf tebal dan huruf kapital untuk menggarisbawahi serta pemilihan jenis huruf yang digunakan.

Font yang bagus adalah yang terlihat bagus di layar maupun di atas kertas, jadi pilihlah font yang modern dan uji dengan mencetak di atas kertas sebelum dikirim. “Saya tidak akan memilih Times New Roman karena itu font yang paling sederhana,” kata Debra.

3. Tulis Tujuan Anda Di bawah Informasi Pribadi Anda.

Secara umum tujuan kurikulum atau overview curriculum adalah rencana karir. Namun, karena Anda masih pemula dalam menulis program, ringkasan karier Anda dapat diganti dengan ringkasan pelatihan Anda.

Misalnya, ceritakan tentang spesialisasi yang Anda lakukan selama studi Anda. Berapa lama pendidikannya? Jadi, apa yang Anda dapatkan selama studi Anda? Tuliskan semuanya dalam satu paragraf dan tiga baris.

4. Ketahui Perusahaan Yang Ingin Anda Lamar

Tentunya saat menyusun kurikulum (Curiculum Vitae) sangatlah penting untuk mengetahui perusahaan tempat anda ingin mendaftar. Ini umumnya dikenal sebagai pencarian kerja. Mengapa ini penting? Karena CV adalah premis di mana Direktur SDM perusahaan tempat kami melamar menanyakan apakah kami lulus ujian administrasi atau tidak. Karena itu, ini sangat penting.

Bagaimana Anda mencari pekerjaan untuk membuat CV yang layak dan benar?

Cara yang paling penting tentunya adalah mengetahui kebutuhan bisnis. Jelas, ini penting, karena semua perusahaan ingin tahu seberapa siap kita mendaftar. Untuk melakukan ini, penting untuk mengetahui semua hal kecil yang dibutuhkan perusahaan, seperti unsur-unsur yang terkait dengan posisi yang ditawarkannya, yaitu keterampilan yang harus dimiliki kandidat, pengalaman profesional dan usia. dari kandidat.

Baca Juga : Trik Bikin Portofolio Penulis Killer untuk Freelancer

Selain persyaratan yang ditentukan oleh perusahaan, perhatikan profil yang dimiliki perusahaan. Misalnya kita membaca tentang visi, misi, etos kerja karyawan perusahaan, serta nilai-nilai yang selalu menjadi kepentingan utama perusahaan untuk diterapkan. Berdasarkan informasi yang didapat, tentunya kita bisa menentukan bagian mana yang harus dimasukkan ke dalam CV nantinya.